Sep 2, 2014

CORPORATE BUDGETING: ANGGARAN PRODUKSI


Ilustrasi : Kegiatan Produksi
Anggaran Produksi adalah alat perencanaan, koordinasi dan pengendalian yang penting. Anggaran produksi sendiri merupakan penjabaran rencana pemasaran ke dalam kegiatan produksi yang konsisten dengan kebijakan manajerial dan sesuai batasan yang berlaku. Anggaran produksi dalam arti sempit juga disebut Anggaran Jumlah Yang Harus Diproduksi, yaitu suatu perencanaan tingkat atau volume barang yang harus diproduksi oleh perusahaan agar sesuai dengan volume atau tingkat penjualan yang telah direncanakan.


Namun, kegiatan produksi bukan merupakan aktivitas yang berdiri sendiri melainkan aktivitas penunjang dari rencana penjualan. Karena itu jelas bahwa rencana produksi yang demikian meliputi perencanaan tentang jumlah produksi, kebutuhan persediaan, material, tenaga kerja dan kapasitas produksi.


Dalam penyusunannya sendiri anggaran produksi mempunyai tujuan, yaitu :
Menunjang kegiatan penjualan, sehingga barang dapat disediakan sesuai dengan yang telah direncanakan.
Menjaga tingkat persediaan yang memadai, dalam artian bahwa tingkat persediaan yang tidak terlalu besar atau tidak pula terlalu kecil. Karena tingkat persediaan yang terlalu besar biasanya mengakibatkan meningkatnya biaya-biaya dan resiko-resiko yang dapat membebani perusahaan. Sebaliknya jika tingkat persediaan terlalu kecil maka akan mengakibatkan banyaknya gangguan, kekurangan persediaan bahan mentah yang bisa menimbulkan gangguan dalam proses produksi yang pada akhirnya mengakibatkan banyaknya langganan yang kecewa.
Mengatur produksi sedemikian rupa sehingga biaya-biaya produksi yang ditanggung akan seminimal mungkin.

Fungsi Anggaran Produksi
        Anggaran produksi berfungsi sebagai alat perencanaan, pengkoordinasian dan pengawasan. Anggaran produksi disusun dengan berdasarkan pada anggran penjualan yang telah disusun sebelumnya (Silahkan lihat postingan Mengenai ANGGARAN PENJUALAN : Klik Disini).

Hal ini menunjukan bahwa semua hal yang berhubungan dengan produksi, seperti kebutuhan bahan mentah, kebutuhan tenaga kerja, kapasitas mesin-mesin, penambahan modal dan kebijaksanaan persediaan, diselaraskan dengan kemampuan menjual. Jelaslah bahwa anggran produksi mempunyai fungsi sebagai alat perencanan. Apabila anggran produksi disusun dengan baik, maka anggaran inipun akan berfungsi sebagai alat pengkoordinasian. Anggaran produksi mengkoordinasikan berapa jumlah yang akan diproduksi dengan keadaan finansial, keadaan permodalan, perkembangan produk dan tingkat penjualan.

        Sebetulnya antara bagian penjualan dan bagian produksi harus selalu ada hubungan timbal balik. Kepala bagian penjualan harus mengetahui banyak keadaan bagian produksi sebelum membuat anggaran penjualan. Selanjutnya anggaran produksi dapat juga dipakai sebagai alat pengawasan. Pengawasan produksi meliputi pengawasan kualitas, kuantitas, dan tentu saja pengawasan biaya. Dalam hubungannya dengan fungsi pengawasan, hal-hal utama yang perlu diperhatikan adalah: pengawasan bahan mentah, penganalisaan proses produksi, penentuan routing dan scheduling, pemberian perintah kerja dan akhirnya sampai kepada follow-up. 

        Untuk keperluaan pengawasan terhadap tingkat produksi dan tingkat persediaan barang jadi, baik harian maupun mingguan disusunlah laporan pelaksanaan (performance report). Dalam Performance Report dilakukan perbandingan antar rencana dengan realisasinya, sehingga akan segera tampak apabila terdapat penyimpangan-penyimpangan.

Manfaat Anggaran Produksi 

Anggaran produksi berguna untuk pedoman kerja, koordinasi kerja, dan pengendalian kerja divisi produksi. Semua level manajer di divisi produksi harus bekerja berdasar anggaran produksi. Di samping itu anggaran produksi berguna untuk: 
(1) menunjang kegiatan penjualan, 
(2) menjaga tingkat persediaan barang jadi yang sewaktu-waktu di minta oleh konsumen, 
(3) mengendalikan kegiatan produksi agar dapat meneipta harga pokok produksi yang serendah - rendahnya

Ayo kita ke contoh KASUS :)

Rencana penjualan untuk tahun 2012 adalah sebesar 120,800 unit dengan perincian sebagai berikut  :




Persediaan tanggal 31 Desember 2011 yang akan disisakan sebanyak 6,000 unit sedangkan persediaan tanggal 31 Desember 2012 direncanakan berjumlah 10,000 unit.



a. Tentukan jumlah volume produksi selama setahun 
b. Susun anggaran produksi bulanan dan triwulanan untuk tahun 2012 apabila pimpinan perusahaan menginginkan 
(1)  Persediaan stabil setiap bulanya 
(2) persediaan stabil / pengendalian persediaan 



JAWABAN :


KIlik Gambar Untuk Perbesar


Sekian postingan saya kali ini, sebagai sharing, mengapa saya sangat antusias membahas mengenai Peranggaran Perusahaan, hal ini karena peranggaran perusahaan sangat erat kaitannya dengan kegaiatan analisa kredit, khsusunya untuk badan usaha yang bergerak dibidang manufaktur, saya sering mengaplikasikan metode metode dalam ilmu Peranggaran Perusahaan kepada pekerjaan sehari hari. 

Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca :)



Mari Berteman ^^
David Iskandar | Create Your Badge




What is the biggest concern of operational risk in bank nowaday?

Apa perhatian terbesar terhadap risiko operasional bank pada hari-hari ini? Sebelum menjawab pertanyaan diatas, mari kita ulas kemba...