Oct 9, 2012

RISIKO REPUTASI


Risiko reputasi  adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder (al.Regulator, nasabah, masyarakat, manajemen bank dan pegawai) yang bersumber dari persepsi negatif terhadap bank. Diantara risiko yang dihadapi bank, risiko reputasi merupakan risiko yang memiliki dampak paling signifikan dan dapat mempengaruhi keberlangsungan usaha bank.


Perlu digarisbawahi, persepsi negatif yang menjadi sumber risiko reputasi dapat timbul dari hal yang tidak secara nyata terjadi atau hanya sekedar rumor. Rumor tentang kerugian yang dialami suatu bank, jika tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan timbulnya kekhawatiran berlebih dari nasabah dan dalam skala yang lebih luas dapat mengakibatkan timbulnya penarikan dana secara besar-besaran (‘bank rush’) dari sistem perbankan. Mengembalikan reputasi tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar dan waktu yang cukup. Hal tersebut di atas menjadi landasan mengapa bank perlu mengelola risiko reputasi.

Risiko reputasi dapat timbul akibat faktor internal maupun eksternal bank. Kinerja industri perbankan secara umum dan atau terjadinya krisis keuangan (un-controllable oleh bank)  merupakan area regulator.  Sumber risiko internal dan langkah mitigasi yang dilakukan bank merupakan area yang wajib dikelola oleh bank melalui penerapan manajemen risiko reputasi.

Adapun dampak yang timbul dari risiko reputasi dapat diuraikan sebagai berikut :
  • Peningkatan cost of funds (CoF)
  • Kegagalan pencapaian strategi dan Rencana Bisnis Bank
  • Kehilangan SDM berkualitas
  • Kehilangan nasabah maupun potensi nasabah
  • Penurunan rating bank oleh lembaga bank
Mari Berteman ^^
David Iskandar | Create Your Badge