Materi Paling Banyak Dilihat

Posted by : Owner August 22, 2013

Bila Anda membeli reksa dana, uang yang Anda investasikan akan dikonversi menjadi unit-unit. Rekening reksa dana Anda akan terdiri dari unit-unit yang jumlah dan nilainya akan berkembang sesuai dengan uang yang Anda tanamkan dan kinerja investasi dari uang tersebut.

Satu unit reksa dana dijual dengan harga tertentu setara rupiah. Misalnya satu unit sama dengan Rp1.000,-. Harga reksa dana ini disebut Nilai Aktiva Bersih (NAB). Secara sederhana, NAB dihitung pada akhir hari dengan menjumlahkan total aktiva bersih keseluruhan dana dalam reksa dana dibagi dengan jumlah total unit yang beredar.

Dalam reksa dana saham, nilai aktiva total merupakan penjumlahan nilai kepemilikan saat ini, capital gain yang direalisasikan dari saham yang dijual dan dividen saham yang mungkin telah dibayar. Jumlah ini kemudian dikurangi biaya pengelolaan dan biaya operasi dan hasilnya adalah total nilai aktiva bersih. NAB pada reksa dana saham mirip seperti indeks harga saham, yang menunjukkan kinerjanya dari waktu ke waktu.

Nilai aktiva bersih pada reksa dana pendapatan tetap (obligasi) dan pasar uang bisa dihitung sedikit berbeda. Perhitungan pada dasarnya sama kecuali pada dividen. Karena reksa dana pendapatan tetap dan pasar uang menghasilkan bunga reguler, maka imbal hasil itu akan diakui (di- accrue) dan diakumulasi terpisah dari perhitungan nilai aktiva bersih harian untuk didistribusikan biasanya pada akhir setiap bulan kepada pemegang unit reksa dana.

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG
 SEMOGA ARTIKEL DALAM #BPG DAPAT MEMBANTU.
SALAM SAHABAT #BPG

Untuk terus mendapatkan postingan terupdate setiap harinya jangan lupa Follow twitter @david_iskandar3 bisa langsung KLIK DISINI

David Iskandar | Create Your Badge

- Copyright © 2013 BELAJAR PERBANKAN GRATIS - Date A Live - Powered by Blogger - Redesigned By David Iskandar